Selamat Datang diportal Web Resmi Pemerintahan Nagari Durian Gadang Kec. Akabiluru Kab. Lima Puluh Kota | Mari Bangun Nagari dengan Gotong Royong | Memperoleh Informasi adalah hak Seluruh Masyarakat | Awasi dan Laporkan bila ada Kejanggalan dan Penyimpangan Pengunaan Dana Desa

Artikel

Periode Kedua, Ini Target Jokowi.

21 Oktober 2019 13:34:10  Administrator  93 Kali Dibaca  Berita KBR



[KBR|Warita Desa] Presiden Joko Widodo menyebutkan sejumlah target pencapaian di periode kedua pemerintahannya, bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Dalam pidato kenegaraannya usai dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia untuk kedua kalinya, Jokowi menargetkan kemiskinan Indonesia mendekati nol persen pada 2045, dan masuk 5 besar ekonomi dunia.

Menurutnya, Indonesia bisa menjadi negara maju pada 2045, dengan pendapatan Rp320 juta per kapita per tahun, atau Rp27 juta per kapita per bulan.

Jokowi yakin, di 2045, Indonesia bisa keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah.

"Kita harus menuju ke sana. Kita sudah hitung, kita sudah kalkulasi. Target tersebut sangat masuk akal dan sangat memungkinkan untuk kita capai. Namun, semua itu tidak datang otomatis, tidak datang dengan mudah. Harus disertai kerja keras, dan kita harus kerja cepat, harus disertai kerja-kerja bangsa kita yang produktif," kata Jokowi di gedung MPR, Minggu (20/10/2019).

Jokowi juga menargetkan Produk Domestik Bruto Indonesia di 2045 tumbuh tujuh kali lipat menjadi US$7 triliun, dari US$1 triliun saat ini.

"Dalam dunia yang penuh risiko, yang sangat dinamis, dan yang kompetitif, kita harus terus mengembangkan cara-cara baru, nilai-nilai baru. Jangan sampai kita terjebak dalam rutinitas yang monoton," katanya.

Jokowi juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan puncak bonus demografi, karena penduduk usia produktif Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan usia tidak produktif. Sehingga, lanjutnya, pemerintah harus bisa membangun sumber daya manusia yang unggul dan menyiapkan kesempatan kerja yang besar.

"Ini adalah tantangan besar dan sekaligus juga sebuah kesempatan besar," kata dia.

Target Jokowi di periode kedua pemerintahan yaitu menghapus jabatan eselon tiga dan empat pada struktur keorganisasian di kementerian/lembaga, dalam periode kedua pemerintahannya.

Menurutnya, jabatan di kementerian/lembaga selama ini terlalu banyak, tak efisien, dan menyebabkan birokrasi yang berbelit-belit.

"Saya akan minta untuk disederhanakan menjadi dua level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, yang menghargai kompetensi," tegas Jokowi.

Ditambahkannya, menteri dan pejabatnya untuk serius menjamin tercapainya tujuan program pembangunan.

"Bagi yang tidak serius, saya tidak akan memberi ampun. Saya pastikan akan saya copot," tambah Jokowi.

Terakhir, Presiden Jokowi juga menargetkan untuk melakukan transformasi ekonomi, bertransformasi dari ketergantungan sumber daya alam, menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern.

"Yang mempunyai nilai tambah tinggi bagi kemakmuran bangsa, demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.

Oleh : Dian Kurniati
Editor: Kurniati Syahdan 

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Wilayah Nagari

Aparatur Nagari

Sinergi Program

Opendesa

Statistik Penduduk

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Lokasi Kantor Nagari


Kantor Desa
Alamat : Jl.Raya Piladang - Durian Gadang, Km 4 Kecamatan Akabiluru Kabupaten Lima Puluh Kota
Nagari : Durian Gadang
Kecamatan : Akabiluru
Kabupaten : Lima Puluh Kota
Kodepos : 26252
Telepon :
Email :

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:6
    Kemarin:163
    Total Pengunjung:60.702
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:54.80.173.217
    Browser:Tidak ditemukan

Arsip Artikel

01 Mei 2019 | 1.389 Kali
Profil Nagari
30 April 2019 | 989 Kali
Perangkat Nagari
10 Mei 2019 | 987 Kali
Sejarah Nagari
09 Mei 2019 | 979 Kali
Profil Wali Nagari Durian Gadang
09 Mei 2019 | 964 Kali
Visi dan Misi
27 Mei 2019 | 950 Kali
Tugas Pokok dan Fungsi Pemerintahan Nagari
06 April 2020 | 753 Kali
Warga Payakumbuh Yang Dimakamkan Sesuai Protap Covid-19, Hasil Lab Dinyatakan Negatif